SIDRAP, lenteramerahnews.co.id — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menyelenggarakan kegiatan Final Project Mata Kuliah Introduction to Linguistics Tahun Akademik 2025/2026 dalam rangka Program PDK 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Contribution of Linguistics to Language Teaching and Language Learning” sebagai bentuk implementasi pembelajaran akademik yang mengintegrasikan teori linguistik dengan praktik pengajaran bahasa.
Final Project ini melibatkan kolaborasi akademik antara Universitas Muhammadiyah Parepare dan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, serta menghadirkan para dosen pengampu dan narasumber, yakni Dr. Khadijah Maming, S.Pd., M.Pd., Dr. Syawal, S.Pd., M.Pd., Sianna, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Sam Hermansyah, S.Pd.I., M.Pd.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk menunjukkan pemahaman komprehensif mengenai kontribusi linguistik dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa, mencakup kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, hingga pragmatik.
Final Project menjadi ajang penguatan kompetensi akademik, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan mahasiswa dalam mengaplikasikan teori linguistik ke dalam konteks pembelajaran nyata.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat akademik. Hal ini mencerminkan komitmen UMS Rappang, khususnya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarpenguruan tinggi Muhammadiyah.
Harapan Rektor UMS Rappang
Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Prof.Dr. H. Jamaluddin, S. Sos,. M. Si berharap kegiatan Final Project Introduction to Linguistics ini tidak hanya menjadi pemenuhan tuntutan akademik, tetapi juga mampu membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya linguistik dalam dunia pendidikan bahasa.
“Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu linguistik secara aplikatif dalam proses pembelajaran di sekolah maupun di masyarakat, serta menjadikannya sebagai landasan profesionalisme sebagai calon pendidik bahasa yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Prof Jamal.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya akademik, kolaborasi antarinstitusi, serta meningkatkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan kualitas pendidikan bahasa di Indonesia. (Wis)

Posted by 


Emoticon