SIDRAP, lenteramerahnews.co.id — Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali melaksanakan Seminar Proposal (Sempro) sebagai bagian dari tahapan akademik mahasiswa dalam penyusunan skripsi.
Kegiatan seminar proposal ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Ruang Kelas B04, mulai pukul 14.15 WITA hingga selesai. Seminar berlangsung dalam suasana akademik yang kondusif dan penuh diskusi ilmiah.
Mahasiswa atas nama Putri Ramadhani Mustari mempresentasikan proposal penelitian berjudul “Cerita Rakyat sebagai Media Penanaman Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 04 Benteng.” Penelitian ini mengkaji pemanfaatan folklore atau cerita rakyat sebagai media pembelajaran yang berorientasi pada penguatan nilai dan karakter peserta didik.
Seminar proposal ini menghadirkan Suleha, S.Pd., M.Pd. sebagai penelaah, dengan Nurlaelah, S.Pd., M.Pd. selaku Pembimbing I dan Suhartini Khalik, S.Pd., M.Pd. sebagai Pembimbing II. Adapun jalannya seminar dipandu oleh Yusuf, S.Pd. sebagai moderator.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMS Rappang, Dr. Jumiati Lanta, menilai topik penelitian yang diajukan mahasiswa tersebut relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Menurutnya, cerita rakyat merupakan produk budaya lokal yang perlu terus diberdayakan, khususnya dalam menanamkan nilai dan karakter kepada peserta didik.
“Pendidikan memang layaknya diintegrasikan dengan kearifan lokal. Nilai-nilai kultural yang terkandung dalam cerita rakyat dapat menguatkan karakter generasi muda dalam menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Ia berharap penelitian ini dapat membuka ruang bagi satuan pendidikan untuk lebih optimal memanfaatkan cerita rakyat sebagai media pembelajaran karakter, sekaligus melestarikan warisan budaya lokal melalui proses pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan seminar proposal ini, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMS Rappang terus mendorong lahirnya penelitian-penelitian yang kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter serta budaya bangsa. (Wis)

Posted by 



Emoticon