BLANTERVIO103

SMP Muhammadiyah Rappang dan Karang Taruna Sidrap Teken MoU Pengelolaan Sampah Berbasis 3R

SMP Muhammadiyah Rappang dan Karang Taruna Sidrap Teken MoU Pengelolaan Sampah Berbasis 3R
Jumat, 05 Desember 2025

 


Sidrap — SMP Muhammadiyah Rappang resmi menjalin kerja sama dengan Karang Taruna Kabupaten Sidenreng Rappang dalam program pendampingan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta persiapan menuju penilaian Sekolah Adiwiyata. 

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung, Jumat (5/12) sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

Dalam momentum tersebut, Ketua Karang Taruna Sidrap, Dr. Jabbar, turut menyerahkan bibit pohon alpukat sebagai simbol dimulainya kolaborasi penghijauan dan pembangunan lingkungan sekolah yang lebih asri dan berkelanjutan. Bibit tersebut diterima langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah Rappang, Ridwan, S.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Jabbar menegaskan bahwa kerja sama ini adalah langkah strategis dalam membangun kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.



“Hari ini, kami dari Karang Taruna menyambut baik penandatanganan MoU ini. Kerjasama ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan sinergi antara organisasi pemuda dan institusi pendidikan untuk isu yang sangat krusial, yaitu lingkungan hidup, " ucap Jabbar. 

Menurutnya, Karang Taruna siap mendampingi sekolah dalam program pengelolaan sampah berbasis 3R, bukan hanya untuk persiapan Adiwiyata dan Adipura, tetapi untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan. 

"Penyerahan bibit alpukat ini menjadi simbol komitmen kami untuk penghijauan agar sekolah semakin teduh, asri, dan produktif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah Rappang, Ridwan, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dan inisiatif Karang Taruna Sidrap dalam mendorong sekolah menuju ekosistem pendidikan yang berwawasan lingkungan.

Penyerahan bibit tanaman alpukat dari Ketua Karang Taruna, Dr. Jabbar kepada Ridwan, S. Pd, 


“Atas nama keluarga besar SMP Muhammadiyah Rappang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Karang Taruna. MoU ini menjadi fondasi penting bagi sekolah kami dalam meraih predikat Sekolah Adiwiyata dan Adipura.

Menurut Ridwan, pendampingan ini akan diintegrasikan dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler, sehingga sampah bukan lagi dianggap masalah tetapi menjadi sumber daya bernilai.

"Bibit pohon alpukat yang diberikan hari ini juga menjadi awal gerakan penghijauan sekolah. Kami berkomitmen merawatnya hingga berbuah sebagai simbol tumbuhnya kesadaran lingkungan di sekolah kami,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak berharap program yang dijalankan tidak hanya berdampak pada lingkungan sekolah tetapi juga menjadi contoh bagi sekolah lain dan masyarakat sekitar dalam menerapkan budaya hidup ramah lingkungan. (Wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409