Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.
Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menggelar upacara peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 15 Januari 2026.
Upacara yang mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia” ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Pasangkayu, Jalan Poros Majene–Mamuju, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu.
Upacara dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pasangkayu, Dr Badaruddin, dan diikuti oleh Forkopimda, Kepala Desa dan BPD se-Kabupaten Pasangkayu, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), serta OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.
Perwira upacara, Kades Tikkevl Raya, Zainal Abidin, Komandan Upacara, Kades Pakava, Aso M, dan Pembaca UUD 1945 Ketua Abpednas Pasangkayu, Agusriadi Natsir.
Upacara berlangsung khidmat. Seluruh peserta upacara tampak mengenakan pakaian dinas lengkap dan berbaris rapi di lapangan upacara.
Bendera Merah Putih dikibarkan dengan iringan lagu Indonesia Raya, disusul mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada pembina upacara, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta pembacaan amanat pembina upacara.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam amanat Bupati Pasangkayu, Dr Badaruddin menyampaikan bahwa peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Ia menekankan bahwa desa bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek dan motor penggerak pembangunan yang memiliki potensi besar, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun kearifan budaya lokal.
Badaruddin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasangkayu untuk terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan profesional, serta pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan potensi ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), koperasi, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta UMKM, sekaligus memperkuat peran desa dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar.
Pada kesempatan tersebut, Badaruddin mengajak seluruh pemangku kepentingan desa untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah, serta berani berinovasi dalam menggali sumber pendapatan asli desa guna memperkuat kemandirian fiskal desa.
“Desa yang kuat adalah kunci Indonesia yang maju dan berdaulat. Dengan desa yang mandiri dan berdaya saing, kita akan mewujudkan Kabupaten Pasangkayu yang semakin sejahtera, maju, dan berkelanjutan,” Tutupnya.(LM)

Posted by 


Emoticon