BLANTERVIO103

Disurvey Dua Tahun Lalu, Warga Pertanyakan Jaringan Listrik ke Matari Allo Desa Bukit Harapan

Disurvey Dua Tahun Lalu, Warga Pertanyakan Jaringan Listrik ke Matari Allo Desa Bukit Harapan
Rabu, 25 Februari 2026

 


Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.

Salah satu visi Presiden Prabowo Subianto  untuk "Indonesia Terang" berakar pada  'Asta Cita', Khususnya pada poin yang menekankan kemandirian bangsa melalui swasembada energi, ekonomi hijau, dan biru. 


Fokus utamanya adalah memastikan seluruh pelosok Indonesia mendapatkan akses listrik, terutama melalui energi terbarukan, menuju Indonesia Emas 2045.  


Oleh karenanya, PLN terus berupaya mengatasi hal ini dengan program "Lisdes" (Listrik Desa) dan menargetkan elektrifikasi wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). 


Di Kabupaten Pasangkayu, masih ada beberapa wilayah dusun yang belum terbangun jaringan listrik. Contohnya di Dusun Matari Allo, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. 


Ketua BPD Desa Bukit Harapan, Edy Palimmi, kepada media ini mengeluhkan keseriusan pihak PLN yang sampai dengan hari ini tidak ada tindak lanjutnya. 


"Dua tahun lalu pihak PLN wilayah Sulbar telah datang survey disni. dan mereka katakan akan ditindaklanjuti. tapi, Sampai Hari Ini tidak ada kabar. bahkan pak desa uda sering ke PLN Pasang kayu kordinasi soal ini," Ungkapnya. 


Edi Palimmi, Katakan, Jarak dari jaringan listrik ke pemukiman warga sekitar 1,5  KM dan disana ada 12 KK yang belum menikmati listrik. 


"Kalau memang jarak yang jadi kendala. masih banyak wilayah lain di Pasangkayu yang jarak lebih jauh, tapi sudah kesana jaringan," Ujarnya. 


Berdasarkan data yang dihimpun media ini, Kapasitas trafo GI (Gardu Induk) Pasangkayu  maksimum 30 MW. 


menurut sumber, Dari kapasitas trafo GI sekarang di bandingkan dengan beban tertinggi, maka masih ada margin kurang lebih 10 MW jika dibandingkan dengan pemakaian aliran se Kabupaten Pasangkayu yang hanya sekitar 15 sampai 16 MW, itupun pada beban puncak antara jam 6 atau 7 malam. 


"Itupun beban puncak segitu, sudah menyuplai sampai ke daerah Donggala (lalundu)," Kata salah satu sumber. 


Dengan Kelebihan daya memastikan pasokan listrik aman, mengurangi risiko byar-pet (mati listrik), dan mampu memenuhi kebutuhan industri baru, Maka PLN memiliki keleluasaan dalam mengatur beban, termasuk memfasilitasi penambahan daya (tambah daya) bagi pelanggan rumah tangga maupun industri. (ags)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409