BLANTERVIO103

Ngabuburit Tasmih Juz 30 dan Buka Puasa Bersama UPT SDN 2 Passeno di Masjid Jihad Padacenga

Ngabuburit Tasmih Juz 30 dan Buka Puasa Bersama UPT SDN 2 Passeno di Masjid Jihad Padacenga
Sabtu, 28 Februari 2026

 


Sidrap, lenteramerahnews.co.id – UPT SDN 2 Passeno menggelar kegiatan Ngabuburit Tasmih Juz 30 yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama jamaah Masjid Jihad Padacenga, Sabtu (28/2), ba’da Ashar. Kegiatan ini berlangsung khidmat sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Tasmih Juz 30 dibawakan oleh peserta didik atas nama Nurhanifa Rasida (Kelas V). Dengan penuh percaya diri, ia melantunkan hafalan Al-Qur’an di hadapan jamaah yang hadir. Atas keberaniannya, peserta tasmih diberikan sertifikat, Al-Qur’an, serta bingkisan sebagai bentuk apresiasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pengawas Bina GPAI Kecamatan Baranti, Fatimah Habe, serta Korwil Diknas Baranti, H. Amiruddin, bersama guru dan orang tua siswa.

Kepala UPT SDN 2 Passeno, Hj. Nuraini, menyampaikan bahwa siswa yang berani tampil tasmi’ dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya.

“Siswa yang berani tampil tasmi’ bisa menjadi inspirasi hidup bagi teman-temannya. Saya sangat berharap momen ini menerbitkan rasa ‘iri yang positif’ (ghibthah) di hati siswa lain sehingga mereka termotivasi untuk ikut menghafal Juz 30,” ujarnya.

Guru Pendidikan Agama Islam, Rahmatiah, berharap kegiatan ini berdampak jangka panjang dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Juz 30 adalah pintu gerbang. Jika siswa sudah mencintai dan lancar Juz 30, maka mereka akan bersemangat melanjutkan hafalan ke juz-juz berikutnya,” tuturnya.

Sementara itu, Pengawas Bina GPAI Kecamatan Baranti, Fatimah Habe, berharap kegiatan tasmih ini membawa keberkahan.

“Semoga tasmih ini mendapat keberkahan dari Allah, dan ke depan terlahir calon hafiz dan hafizah Al-Qur’an. Semoga pula kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain,” ungkapnya.

Korwil Diknas Baranti, H. Amiruddin, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi positif antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan karakter religius peserta didik.

Kegiatan ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Kolaborasi seluruh unsur, baik guru, orang tua, maupun dukungan penuh dari kepala sekolah, dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menumbuhkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. (*wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409