Sidrap, lenteramerahnews.co.id – Keberanian dan semangat dakwah ditunjukkan dua siswa UPT SDN 4 Passeno yang tampil membawakan ceramah pada rangkaian salat Tarawih di dua masjid berbeda selama bulan suci Ramadan.
Meski masih berusia belia, kedua siswa tersebut mampu mengesampingkan rasa gugup dan tampil percaya diri di hadapan jamaah. Dengan suara lantang dan penyampaian yang sederhana namun penuh makna, mereka berhasil menarik perhatian para jamaah yang hadir.
Salah satu siswa, Muh. Alfath, tampil membawakan ceramah di Masjid Nurul Azhar Dea dengan judul “Nikmatnya Bersyukur”. Dalam ceramahnya, Alfath mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.
Ia menjelaskan bahwa nikmat terbesar yang dimiliki manusia adalah iman dan kesempatan memeluk agama Islam. Selain itu, berbagai kemampuan yang dimiliki manusia seperti melihat, berbicara, mendengar, dan bergerak juga merupakan karunia yang patut disyukuri. Alfath juga mengingatkan bahwa rezeki yang diberikan Allah sehingga manusia dapat hidup dengan baik merupakan nikmat yang tidak ternilai.
Sementara itu, Nur Akifa Ahmad tampil menyampaikan ceramah di Masjid Nurul Falah Bonginge dengan judul “Sedekah atau Sadaqah di Bulan Ramadan”. Dalam ceramahnya, Akifa menegaskan bahwa setiap perbuatan baik dapat bernilai sedekah.
Ia menjelaskan bahwa sedekah tidak selalu berupa uang, tetapi juga bisa berupa ilmu, bantuan kepada sesama, hingga berbagi makanan kepada tetangga. Akifa mencontohkan bahwa berbagi makanan sederhana seperti sayur kepada tetangga juga merupakan bentuk sedekah yang dapat mendatangkan keberkahan.
Kepala UPT SDN 4 Passeno, Syahrir Sidik, mengungkapkan bahwa kegiatan ceramah Ramadan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter religius sekaligus melatih kemampuan berbicara di depan umum bagi peserta didik.
“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan keberanian tampil di depan umum. Kami sangat bangga melihat mereka mampu mengatasi rasa gugup dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan tampil di mimbar masjid menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menumbuhkan kepercayaan diri serta menanamkan semangat berdakwah sejak dini. (*wis)

Posted by 

Emoticon