BLANTERVIO103

Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Audiens Dengan Ditjen PKH Kementan Upaya Perkuat Sektor Peternakan

Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Audiens Dengan Ditjen PKH Kementan Upaya Perkuat Sektor Peternakan
Selasa, 10 Maret 2026

 


Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.

Upaya memperkuat sektor peternakan di Kabupaten Pasangkayu mendapat perhatian dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Kamis (5/3/2026). 


Dalam audiensi tersebut, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Muhammad Dasri, menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat agar daerah mampu meningkatkan produksi peternakan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan berbasis protein hewani. 


Pertemuan yang berlangsung di kantor pusat Kementerian Pertanian itu mempertemukan jajaran pemerintah daerah dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). 



Agenda utama yang dibahas mencakup peluang investasi, peningkatan populasi ternak, serta pembangunan ekosistem peternakan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. 


Direktur Pakan Ditjen PKH, Tri Melasari menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan peternakan di daerah. 


Salah satu fokusnya adalah peningkatan populasi sapi pedaging dan sapi perah melalui skema kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha. 


Selain itu, konsep integrasi antara peternakan sapi dan perkebunan kelapa sawit dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. 


Model tersebut dinilai relevan diterapkan di daerah yang memiliki hamparan perkebunan sawit luas, termasuk Kabupaten Pasangkayu. 


Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Muhammad Dasri menilai penguatan subsektor peternakan menjadi langkah strategis bagi daerah. 


Lebih lanjut kata Dasri, Pasangkayu memiliki potensi sumber daya yang besar, namun masih membutuhkan dukungan kebijakan dan program dari pemerintah pusat agar pengembangannya berjalan optimal. 


“Pasangkayu memiliki peluang besar di sektor peternakan. Kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah pusat agar produksi ternak di daerah dapat meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” kata Dasri. 


Dasri juga menyoroti kebutuhan bahan baku untuk program makan bergizi gratis yang saat ini sebagian masih dipasok dari luar daerah. 


Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan kuat bagi Pasangkayu untuk mempercepat pembangunan sektor peternakan lokal. 


“Jika produksi peternakan di daerah diperkuat, maka kebutuhan bahan pangan bergizi bisa dipenuhi dari Pasangkayu sendiri. Dampaknya bukan hanya pada ketahanan pangan, tetapi juga pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Dasri. 


Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta, pengembangan subsektor peternakan di Kabupaten Pasangkayu diharapkan mampu tumbuh lebih cepat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis protein hewani di daerah. (LM)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409