Sidrap, lenteramerahnews.co.id — Ruang kuliah Program Doktoral di lantai 2 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) tidak hanya berfungsi sebagai tempat perkuliahan. Ruangan tersebut kini menjadi pusat lahirnya ide-ide strategis yang berorientasi pada pembangunan berbasis inovasi.
Hal itu terlihat dalam perkuliahan yang berlangsung pada Sabtu (4/4), saat mahasiswa Program Doktor (S3) UMS Rappang memanfaatkan ruang tersebut untuk menciptakan suasana belajar yang lebih fokus, interaktif, dan berbasis riset.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam mata kuliah Pengembangan Kelembagaan dan Inovasi Desa yang dipandu oleh Prof. Dr. Nurjannah Nonci.
Dalam perkuliahan tersebut, Prof. Nurjannah menegaskan pentingnya mengintegrasikan teori akademik dengan praktik di lapangan. Menurutnya, pembangunan desa tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional, melainkan harus didorong oleh inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pengembangan kelembagaan desa harus berbasis inovasi, didukung tata kelola yang transparan dan kolaboratif. Mahasiswa doktoral diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis yang aplikatif,” ujarnya.
Diskusi akademik tersebut juga diikuti oleh H. Syaharuddin Alrif yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sidenreng Rappang sekaligus mahasiswa Program Doktor UMS Rappang. Kehadirannya memberikan perspektif praktis terkait dinamika pemerintahan daerah dan memperkaya pembahasan akademik dengan pengalaman empiris di lapangan.
Kolaborasi antara akademisi dan praktisi ini dinilai menjadi kekuatan penting dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Sementara itu, Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, menyampaikan bahwa optimalisasi ruang doktoral merupakan bagian dari strategi kampus dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan inovatif.
“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga produktif dan kolaboratif sehingga mampu melahirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan doktoral agar tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata melalui implementasi di lapangan.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta sinergi lintas sektor, mahasiswa Program Doktor UMS Rappang diharapkan terus menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, relevan, dan berkontribusi nyata dalam penguatan kelembagaan serta pembangunan desa di Indonesia. (*wis)

Posted by 

Emoticon