BLANTERVIO103

Desa Polewali Salah Satu Desa Sasaran Program Sarpras Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Barat

Desa Polewali Salah Satu Desa Sasaran  Program Sarpras Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Barat
Sabtu, 18 Juli 2026

 


Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.

Program pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) perkebunan melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mempermudah akses petani. 


Melalui kerja sama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPBD) dengan Tani Merdeka Indonesia (TMI) DPD Sulawesi Barat inilah harapan petani itu akan terwujud. 


Di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Salah satu wilayah sasàran program Sarpras Perkebunan yang dipelopori oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Sulawesi Barat, bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasangkayu ialah Desa Polewali. 



Ketua DPW TMI Sulawesi Barat, H Anto, menyampaikan bahwa salah satu  upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi perkebunan buah sawit adalah  perbaikan dan peningkatan Sarana dan Prasarana (Sarpras) akses perkebunan yang anggarannya melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan. 


"Dana yang dikelola oleh BPDP merupakan hasil dari penjualan dari sawit juga. Jadi, Kita ini mau mamfaatkan dana yang selama ini terkumpul di BPDP. Tapi, syarat-syarat untuk mendapatkan program itu harus kita penuhi, antara lain, Data yang memiliki kebun sawit di desa kita harus jelas dengan dibuktikan poto petani, KTP, KK, dan kepemilikan lahannya," Jelas H Anto, diacara sosialisasi Sarpras Perkebunan beberapa waktu lalu di kantor Desa Polewali. 


Ketua DPW TMI Sulbar ini juga mengungkapkan, Salah satu Desa di Kabupaten Pasangkayu yang telah berjalan program sarprasnya tahun 2026 ini adalah Desa Sipakainga, Kecamatan Duripoku. 


"Tahun ini sudah jalan. Tapi datanya rampung tahun 2025," Ujarnya. 


Untuk itu, Lanjut Dia, Pemdes Polewali harus bekerja keras memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan Sarpras Perkebunan yang nilainya minimum 30 milyar. 


"Ini kesempatan desa polewali untuk membangun Sarpras Perkebunan tahun 2027. Syaratnya, harus data rampung paling lambat juli - agustus 2026," Kata H Anto. 


Kegiatan itu dihadiri, Kabid Perkebunan Disbun Pasangkayu, Pendamping Sarpras Perkebunan, Kades Polewali, BPD dan Para Kadus. (LM)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409