BLANTERVIO103

Guru PAI Sidrap Bergerak, Bantu Korban Kebakaran di Teteaji

Guru PAI Sidrap Bergerak, Bantu Korban Kebakaran di Teteaji
Jumat, 28 Agustus 2026


Sidrap, lenteramerahnews.co.id — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Sidenreng Rappang. Melalui DPD AGPAII Kabupaten Sidenreng Rappang, para guru PAI turun langsung memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Jumat (28/8/2026).

Kebakaran yang terjadi pada Rabu malam (26/8/2026) tersebut menimpa dua keluarga yang masih berada dalam lingkungan pendidikan. Mereka adalah Miftahul Rahman, guru PAI UPT SD Negeri 5 Amparita, serta Kasmawati, guru RA DDI Teteaji.

Aksi solidaritas tersebut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang H. Muslimin Muhtar, Ketua DPD AGPAII Kabupaten Sidenreng Rappang Abdul Rahman, dan Ketua KKG PAI Kabupaten Sidenreng Rappang Zulkifli.



Turut hadir perwakilan KKG PAI Kecamatan Tellu Limpoe, MGMP PAI SMP, serta MGMP PAI SMA Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kehadiran para guru PAI tersebut bukan sekadar menyerahkan bantuan. Mereka juga membawa pesan persaudaraan dan dukungan moral bagi korban yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan akibat musibah kebakaran.

Kasi PAIS Kemenag Sidrap, H. Muslimin Muhtar, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar guru PAI.

“Ketika ada saudara kita yang tertimpa musibah, kita harus hadir memberikan dukungan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban keluarga,” ujarnya.



Ketua DPD AGPAII Sidrap, Abdul Rahman, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus kebersamaan para guru PAI.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi yang terpenting adalah kita hadir dan menunjukkan bahwa saudara kita tidak sendiri. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan kebersamaan kita terus terjaga,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua KKG PAI Sidrap, Zulkifli. Menurutnya, musibah yang dialami Miftahul Rahman dan Kasmawati menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan di antara sesama guru.

“Musibah bisa datang kapan saja. Semoga kehadiran kita bisa memberikan semangat dan sedikit meringankan beban Miftahul Rahman dan Kasmawati beserta keluarga,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan tersebut menjadi gambaran bahwa solidaritas tidak hanya tumbuh dalam ruang kelas. Di tengah musibah, keluarga besar guru PAI Sidrap memilih hadir, berbagi, dan saling menguatkan.

Semangat peduli, berbagi, dan membantu sesama pun diharapkan terus menjadi bagian dari karakter keluarga besar pendidikan di Kabupaten Sidenreng Rappang.

(Wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409