BLANTERVIO103

Puskesmas Belawae Hadirkan Dua Inovasi, Perkuat Administrasi dan Layanan Berbasis Digital

Puskesmas Belawae Hadirkan Dua Inovasi, Perkuat Administrasi dan Layanan Berbasis Digital
Jumat, 21 Agustus 2026

 


Sidrap, lenteramerahnews.co.id — UPT Puskesmas Belawae terus mendorong peningkatan tata kelola dan kualitas pelayanan kesehatan melalui inovasi yang lahir dari program aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).


Dua inovasi yang dikembangkan yakni SIMPEL (Sistem Pencatatan Arsip Elektronik) dan RME PINTAR (Pelatihan Internal Terintegrasi, Adaptif, dan Ringkas).


Kedua inovasi tersebut menyasar dua aspek penting dalam pelayanan puskesmas, yakni pengelolaan administrasi dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memanfaatkan teknologi.


SIMPEL diinisiasi Anggun Sri Martina Intang, A.Md.Ak. Inovasi ini dikembangkan untuk menjawab persoalan pencatatan arsip surat masuk dan surat keluar yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.


Dengan memanfaatkan Microsoft Excel, pencatatan arsip kini dapat dilakukan secara lebih sistematis. Sistem tersebut juga memudahkan petugas dalam mencari dokumen sekaligus mengurangi risiko kehilangan atau tercecernya data.


Sementara itu, RME PINTAR digagas dr. Mita Ellyana Ashadi. Inovasi ini berfokus pada peningkatan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME).


Melalui pelatihan internal yang terintegrasi, adaptif, dan ringkas, tenaga kesehatan didorong agar semakin terampil memanfaatkan RME dalam mendukung proses pelayanan.


Pemanfaatan RME diharapkan mampu membuat pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, dan berbasis data. Di sisi lain, peningkatan kompetensi petugas menjadi faktor penting agar penerapan sistem digital dapat berjalan optimal.


Kepala UPT Puskesmas Belawae Haslinda, S.ST, mengapresiasi lahirnya kedua inovasi tersebut.


Menurutnya, SIMPEL dan RME PINTAR memberikan manfaat nyata bagi organisasi karena hadir untuk menjawab kebutuhan administrasi dan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.


“Kami mengapresiasi inovasi yang telah lahir dari aktualisasi Latsar ini. Semoga SIMPEL dan RME PINTAR dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan,” ujar Haslinda.


Ia berharap kedua inovasi tersebut tidak berhenti sebagai proyek aktualisasi semata. Sebaliknya, inovasi itu diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Puskesmas Belawae.


Dengan hadirnya SIMPEL dan RME PINTAR, UPT Puskesmas Belawae menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola yang lebih tertib, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409