BLANTERVIO103

Rembug Stunting Desa Polewali Kolaborasi Tanpa Batas Wujudkan Generasi Bebas Stunting

Rembug Stunting Desa Polewali Kolaborasi Tanpa Batas Wujudkan Generasi Bebas Stunting
Kamis, 06 Agustus 2026

 


Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.

Rembuk stunting desa adalah forum musyawarah tingkat desa untuk membahas data anak berisiko stunting, menyusun rencana aksi pencegahan, dan memprioritaskan anggaran Dana Desa. 


Kegiatan ini merupakan prasyarat penting sebelum penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) serta dasar penyusunan APBDes. 


Kegiatan ini dihadiri, Kades Polewali, Mujais, Ketua BPD, Agusriadi Natsir, Kepala UPT PKM Bambalamotu, Hasnah, SKM, TA P3MD Pasangkayu, Andi Dedy Yahya, ST, Para Bidan Desa, PKK Desa dan para kader Posyandu. 



Dalam rembug stunting tersebut membahas data sasaran keluarga dan anak berisiko stunting di wilayah desa, serta mengidentifikasi masalah kesehatan gizi buruk dan menentukan intervensi layanan dasar yang tepat. 


Peserta rembug stunting menyatukan tekad bersama pemerintah desa untuk menekan angka kasus stunting. 


Dalam kesempatan ini, Pemdes Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu,  Memastikan Dana Desa atau APBDes dipakai untuk program kesehatan yang tepat sasaran. 


Pemdes Polewali melalui Sekdes, Muh Rifhal N, S.Agr, menyampaikan bahwa persoalan stunting di desa menjadi tanggungjawab bersama, Sehingga perlu sinergi semua sektor untuk merumuskan kebijakan pencegahan stunting termasuk memperhatikan sarana dan prasarana Posyandu. 


"Pemdes akan menganalisa kebutuhan seluruh Posyandu. yang urgent untuk dianggarkan akan dipikirkan bersama, mengingat keterbatasan anggaran. Intinya, Semua masukan dari kader Posyandu akan kami catat untuk bahan pertimbangan dalam RKPdes Tahun 2027," Tuturnya. (LM)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409