BLANTERVIO103

Bupati Syaharuddin Ajak Warga Sidrap Lawan Stigma Negatif dengan Karya dan Prestasi

Bupati Syaharuddin Ajak Warga Sidrap Lawan Stigma Negatif dengan Karya dan Prestasi
Rabu, 02 September 2026

 


Sidrap, lenteramerahnews.co.id — Stigma negatif terhadap suatu daerah tidak boleh menjadi cerminan seluruh masyarakat. Justru, citra positif harus dibangun bersama melalui karya, prestasi, dan kontribusi nyata.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Forum Bisa Orasi (Bincang Santai Orang Sidrap) di Mes Pemkab Sidrap, Jalan Bau Mangga, Kota Makassar, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang diinisiasi IKM-ISA IPMI Sidrap itu dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Forum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus tempat masyarakat Sidrap bertukar gagasan dan membicarakan berbagai persoalan serta potensi daerah.

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa Sidrap yang berada di luar daerah, untuk ikut menunjukkan wajah positif Sidrap melalui karya dan prestasi.

Ia menegaskan, perilaku segelintir orang tidak boleh menjadi ukuran untuk menilai seluruh masyarakat Sidrap.

“Jangan biarkan stigma negatif muncul di daerah kita. Sidrap adalah daerah dengan masyarakat yang bekerja keras, bertani, berkebun, berdagang, berwirausaha, dan menghasilkan banyak hal positif,” tegasnya.

Menurut Syaharuddin, Sidrap memiliki banyak potensi yang dapat terus dikembangkan. Pertanian menjadi salah satu kekuatan utama, disusul perkebunan, peternakan, perdagangan, UMKM, pendidikan, serta berbagai sektor ekonomi lainnya.

Potensi tersebut, kata dia, perlu diperkenalkan lebih luas. Karena itu, masyarakat Sidrap yang berada di berbagai daerah diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan prestasi dan keunggulan daerah.

“Kalau ada yang salah, kita perbaiki. Tetapi jangan karena ulah segelintir orang, seluruh masyarakat Sidrap diberi cap negatif. Kita lawan stigma dengan karya dan prestasi,” ujarnya.

Syaharuddin menilai, membangun citra daerah bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh warga memiliki ruang untuk memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing.

Ia berharap setiap aktivitas positif yang dilakukan warga Sidrap dapat menjadi bagian dari upaya mengangkat nama daerah.

“Kita ingin ketika orang menyebut Sidrap, yang muncul adalah hal-hal positif. Sidrap dikenal karena pertaniannya, masyarakatnya yang pekerja keras, dan anak mudanya yang berprestasi,” katanya.

Forum Bisa Orasi turut menghadirkan sejumlah tokoh sebagai narasumber, di antaranya Agus Arifin Nu'mang, mantan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, dan Imran Muin Yusuf.

Berlangsung dalam suasana santai dan penuh gagasan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Forum ini juga menjadi momentum menyatukan semangat masyarakat Sidrap di perantauan untuk terus membawa nama daerah melalui karya, prestasi, dan kontribusi positif.

(Lentera Merah)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409