SIDRAP, lenteramerahnews.co.id — Kabar membanggakan datang dari Lembaga Tahfizh Quran (LTQ) Darul Imam Masjid Agung Kabupaten Sidenreng Rappang. Dua santrinya mendapat kepercayaan membawa nama Sulawesi Selatan pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kedua santri tersebut yakni Najwa Salsabila, yang akan tampil pada cabang Hifzhil Quran 5 Juz, dan Naghla Fatinah, pada cabang Hifzhil Quran 10 Juz.
MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11–20 September 2026. Bagi Najwa dan Naghla, keikutsertaan dalam ajang bergengsi tersebut bukan sekadar kompetisi.
Di balik langkah keduanya menuju panggung nasional, terdapat harapan keluarga, doa para pembina, dukungan teman-teman sesama santri, serta doa masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang.
Bagi keluarga besar LTQ Darul Imam Masjid Agung Sidrap, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Capaian itu sekaligus memperlihatkan hasil dari proses pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara konsisten.
Kehadiran santri Darul Imam di tingkat nasional bukan sesuatu yang baru. Sejak awal berdirinya LTQ Darul Imam, hampir setiap tahun terdapat santri yang berhasil lolos dan dipercaya mewakili Sulawesi Selatan dalam berbagai ajang Al-Qur’an.
Di balik setiap nama yang tampil di panggung nasional, terdapat proses panjang yang tidak selalu terlihat.
Ada hafalan yang terus dijaga, ayat yang berulang kali dimurojaah, latihan yang dilakukan dengan tekun, serta doa yang terus dipanjatkan.
Konsistensi tersebut menjadi salah satu kekuatan LTQ Darul Imam dalam membangun tradisi pembinaan generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an.
Sekretaris BPH Masjid Agung Sidrap, Syaharuddin Djide, mengaku bersyukur dan bangga atas capaian Najwa dan Naghla.
Menurutnya, keberhasilan kedua santri tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi mereka dan keluarga, tetapi juga bagi Masjid Agung Sidrap serta masyarakat Sidrap secara keseluruhan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Masjid Agung Sidrap. Semoga Najwa dan Naghla dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Sulawesi Selatan di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina LTQ Darul Imam, Yusril Hafid, mengatakan keberhasilan Najwa dan Naghla merupakan buah dari proses panjang dan kesungguhan keduanya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
Menurutnya, menjadi seorang penghafal Al-Qur’an membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan ketekunan. Hafalan tidak cukup sekadar dikuasai, tetapi harus terus dijaga dan diperkuat melalui murojaah.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian Najwa dan Naghla. Ini adalah hasil dari proses dan kesungguhan mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Kami berharap keduanya tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga terus menjaga adab dan kecintaan kepada Al-Qur’an,” katanya.
Bagi LTQ Darul Imam, prestasi dalam berbagai ajang bukanlah tujuan akhir pembinaan.
Lebih dari sekadar mengejar juara, proses pendidikan diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, serta mampu memberikan inspirasi bagi lingkungan dan masyarakat.
Keikutsertaan Najwa Salsabila dan Naghla Fatinah pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 kembali menegaskan peran LTQ Darul Imam Masjid Agung Sidrap dalam membangun generasi Qurani.
Dari Sidrap, semangat menghafal dan mencintai Al-Qur’an terus ditanamkan. Harapannya, akan semakin banyak lahir para penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya mampu mengukir prestasi di tingkat nasional, tetapi juga menjadi generasi yang membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.
Kini, perjuangan Najwa dan Naghla berlanjut di Kota Semarang.
Mereka membawa hafalan, latihan, dan kerja keras yang telah dijalani selama ini. Namun, lebih dari itu, mereka membawa doa keluarga, pembina, LTQ Darul Imam, Masjid Agung Sidrap, serta masyarakat Sidrap untuk mengharumkan nama Sulawesi Selatan di panggung nasional. (*)

Posted by 

Emoticon