Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.
Majelis jemaat GPIB (Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat) Pelita Baras adakan pembukaan pelayanan dan perkunjungan warga jemaat di Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar pada hari minggu, 13 September 2026.
Adapun kegiatan perkunjungan diawali dengan lbadah hari minggu bertempat di kediaman Sardin Djala yang beralamat di Jalan Andi Bandco, Kelurahan Pasangkayu.
Ibadah tersebut dilayani oleh pelayan Firman, Pdt. Dominggus Andreas Boesday, S.Si,-Teol, P1. Pnt Bortolomeus, P2 Dkn. Marsel Tenis, P3: Pnt. Rosa Gadi.
Turut menyampaikan sambutan dalam kegiatan itu adalah Yonatan Tunliu mewakili keluarga Kristen di Pasangkayu dan Pnt. Manase Th. Lulan, mewakili Jemaat GPIB Pelita Baras.
Dalam pertemuan dan percakapan ini membahas rencana bergabungnya 5 kepala keluarga kristen di Pasangkayu ke GPIB Pelita Baras terhitung tanggal 13 September 2026.
/>GPIB Pelita Baras juga menunjuk Yonatan, sebagai Koordinator sektor, Bendahara Dian Patandung dan Sekretaris Serminus S.
Dalam rangka menopang kegiatan dan pelayanan maka Pengelolaan keuangan dilaksanakan secara mandiri.
Selanjutnya, Untuk menopang pelayanan jemaat, maka kedepan akan dilakukan pengadaan untuk pembangunan Gedung Gereja.
Pdt. Dominggus Andreas Boesday, menyampaikan juga bahwa cara terbentuknya suatu jemaat, pertama adalah dengan pekabaran Injil dan yang kedua adalah pemeliharaan jiwa.
"GPIB lebih fokus untuk melaksankan tugas pemeliharaan jiwa. oleh karena itu, GPIB merespon permohonan beberapa keluarga Kristen yang meminta pelayanan," Ujarnya.
Dia katakakan, Adapun tentang Pekabaran Injil, GPIB lebih memilih Konsep Dr. Maitimoe tentang Jemaat Misioner. Secara sederhana, GPIB memelihara jiwa dan membina warga jemaat agar dapat menjawab dan melaksanakan Misi Allah di tengah masyarakat dan dunia dengan tetap membangun dan membina relasi dengan warga masyarakat yang berbeda keyakinan serta menjadi Geraja yang terus memupuk toleransi antar beragama dengan mengasihi orang yang berbeda keyakinan.
"Kedepan, besar harapan bawa Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat yang hadir di kelurahan Pasangkayu turut andil dalam membina masyarakat Kristen Pasangkayu menjadi warga masyarakat yang takut akan Tuhan, memupuk Kebinekaan dengan menjunjung tinggi toleransi antar beragama. Soli Deo Gloria," Imbuhnya menutup sambutan. (LM)

Posted by 


Emoticon