BLANTERVIO103

Pangdam XXIII/Palaka Wira Resmikan Jembatan Garuda dan Kunjungi Suku Bunggu Desa Polewali

Pangdam XXIII/Palaka Wira Resmikan Jembatan Garuda dan Kunjungi Suku Bunggu Desa Polewali
Senin, 14 September 2026

  

Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id. Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Panjaitan Sianipar, bersama jajaran Kodam XXIII lakukan kunker ke Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, pada Senin, 14 September 2026. 


Rombongan Pangdam XXIII/PW tiba di Dusun Lelumpang, Desa Polewali,  disambut Forkopimda, Pemerintah dan masyarakat setempat. 


Kunker tersebut dalam rangka meresmikan jembatan Garuda dan kunjungan ke warga suku bunggu Kalibamba Desa Polewali memantau pekerjaan sumber air bersih dari sumur bor dan pemberian sembako kepada warga. 


Mayjed TNI Jonathan Binsar Panjaitan Sianipar, dalam sambutannya mengatakan, Jembatan yang  diresmikan pada hari ini merupakan bagian dari program prioritas Bapak Presiden yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia, Sampai dengan hari ini, telah dibangun sekitar 3.421 jembatan di seluruh Indonesia melalui program yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat bersama masyarakat di wilayah masing-masing. 


Program ini merupakan salah satu bentuk bagaimana mengelola dan menggunakan anggaran secara efisien, pembangunan tidak hanya dikerjakan oleh TNI, tetapi juga melibatkan masyarakat, para pemuda, serta seluruh unsur yang ada di sekitar lokasi pembangunan. 


Jembatan ini diharapkan dapat memperlancar berbagai aktivitas masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah agar lebih mudah menuju sekolah, selain itu jembatan ini juga diharapkan dapat memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk mengangkut hasil-hasil perkebunan yang ada di wilayah ini. oleh karena itu, diminta kepada seluruh masyarakat agar jembatan ini dirawat dan dijaga dengan sebaik-baiknya. 


Sampai dengan hari ini, di Pasangkayu telah dibangun 6 jembatan terdiri dari beberapa jenis, di antaranya jembatan beton, jembatan rangka, dan jembatan perintis atau jembatan gantung. Jika melihat capaian di Provinsi Sulawesi Barat, sampai saat ini sudah sekitar 60 jembatan yang telah dibangun melalui program tersebut. 


Pangdam juga mengajak semua pihak agar merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam waktu yang panjang dan memberikan manfaat bagi anak, masyarakat, serta generasi yang akan datang. 


Dalam kesempatan ini juga, Pangdam XXIII menyampaikan satu hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu terkait kebakaran hutan dan lahan. 


"Saat ini di beberapa daerah kita melihat masih terjadi kebakaran hutan dan lahan. Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari Bapak Dandim, kondisi di Pasangkayu sampai saat ini masih relatif terkendali tetapi kita jangan lengah, kita masih menghadapi musim yang cukup panjang dan kondisi cuaca yang tidak selalu dapat kita prediksi. Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di wilayah perkebunan dan kawasan yang rawan terbakar, kita harus menjaga lingkungan kita bersama dan mari kita tetap berhati-hati dan menjaga lingkungan, khususnya hutan dan lahan di sekitar kita. Mari kita jadikan jembatan ini sebagai jembatan penghubung, jembatan perekonomian, jembatan pendidikan, dan jembatan harapan bagi masyarakat, semoga Jembatan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan dapat kita jaga bersama untuk selama-lamanya," Kata Pangdam menutup sambutannya. 


Ditempat yang sama, Asisten II, Suhardi, S.Pd, mewakili Bupati Pasangkayu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena pada hari ini dapat bersama-sama menyaksikan peresmian Jembatan Garuda. kehadiran Jembatan Garuda bukan semata-mata tentang sebuah bangunan atau infrastruktur fisik, yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita melihat kekuatan TNI yang senantiasa memberikan kontribusi nyata dan hadir di tengah-tengah masyarakat. 


Pembangunan ini juga merupakan bagian dari perhatian dan kebijakan pimpinan negara bapak Prabowo oleh karena itu, melalui Bapak Panglima, salam hormat dari keluarga besar Pemda Pasangkayu kepada seluruh jajaran pimpinan TNI. 


"Mari kita gunakan jembatan ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan kapasitas dan ketentuan yang ada, jangan sampai kita menggunakan atau memberikan beban yang melebihi kapasitasnya, sehingga jembatan ini dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat kita, bahkan bagi generasi yang akan datang," Pesan Suhardi. 


Dihadiri antara lain, Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Hartono S.I.P.,M.M, Letkol Arh Imam Hanafi, Dandim 1427/Pasangkayu Tedhy Widodo.S.H.,M.H, Kajari, Letkol Inf Nasrullah, S.H., M.H.,M.Han, Danyonif TP 874/VSG, Iptu Ayi Solihin, Kapolsek Bambalamotu, Lettu Laut Mei Handoko Danpos Binpotmar Pasangkayu, Syamsunar Halim, Kepala dinas PUPR, Hermanto Rudi, S.H, (CDAM PT AAL area C1 Sulawesi, Ferdi S.Sos (Camat Bambalamotu, Kepala Desa Kec. Bambalamotu, dan Sertu M.Yusuf, Babinsa Desa polewali. (*)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409