Mateng.Lenteramerahnews.co.id.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar sosialisasi tingkat kabupaten terkait Program Bedah Rumah Tahun 2026 sekaligus launching inovasi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Rabu, 16 September 2026.
Kegiatan dihadiri Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., Wakil Bupati Mamuju Tengah, Sekretaris Daerah Mamuju Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tengah bersama anggota DPRD, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Mamuju Tengah beserta jajaran, staf ahli, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, serta masyarakat calon penerima bantuan bedah rumah.
Dalam sambutannya, Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Arsal Aras mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk kolaborasi pemerintah daerah bersama Balai Perumahan dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
“Pada hari ini pemerintah daerah bersama Balai Perumahan mengundang masyarakat calon penerima bantuan bedah rumah di Mamuju Tengah. Tahap pertama ada 200 unit yang sudah berjalan, tahap kedua 300 unit dan tahap ketiga 300 unit, sehingga totalnya 800 unit,” ujar Arsal Aras.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan program dari pemerintah pusat yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan ditargetkan dapat dituntaskan pada tahun 2026.
“Tentu harapan kita tidak ada hal-hal yang bisa menunda program ini sampai akhir Desember nanti. Semestinya program ini berjalan dengan bagus dan baik, tidak ada masalah dalam penerimaan bantuan,” katanya.
Bupati menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan agar masyarakat calon penerima memahami mekanisme bantuan, termasuk konsep swadaya dalam pelaksanaannya.
Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp20 juta per rumah, dengan harapan pemilik rumah juga memiliki swadaya atau modal tambahan untuk mendukung proses perbaikan rumah.
“Harapannya bantuan ini digabung dengan swadaya pemilik rumah sehingga rumah mereka tidak bocor lagi, tidak bolong-bolong lagi, dan tidak beralaskan tanah. Dengan begitu, rumah mereka menjadi layak huni,” jelasnya.
Arsal menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Balai Perumahan akan memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang tepat sasaran, terutama masyarakat yang berada pada desil 1 sampai 4.
Namun demikian, masyarakat yang berada di luar desil tersebut tetapi berdasarkan kondisi rumahnya dinilai layak mendapatkan perbaikan juga dapat menjadi sasaran program.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kebutuhan perbaikan rumah di Mamuju Tengah masih cukup besar. Sebelumnya, sekitar 3.800 rumah telah mendapatkan bantuan dan dinyatakan tuntas, sementara masih terdapat sekitar 7.000 rumah yang menjadi rencana untuk diperbaiki secara bertahap pada tahun-tahun mendatang.
“Kita sudah mendapatkan bantuan sekitar 3.800 rumah yang sudah tuntas. Masih ada sekitar 7.000 rumah yang harus kita perbaiki. Harapan kita tahun depan bantuan dari pemerintah pusat bisa jauh lebih besar lagi,” ungkapnya.
Arsal berharap pelaksanaan Program Bedah Rumah Tahun 2026 dapat berjalan sukses dan tepat sasaran, sehingga ke depan dukungan pemerintah pusat untuk Kabupaten Mamuju Tengah dapat terus meningkat.
“Kita berharap tahun pertama ini sukses dan tahun-tahun ke depan kita mendapatkan bantuan yang jauh lebih besar lagi,” tutupnya. (LM)

Posted by 

Emoticon