BLANTERVIO103

Karang Taruna Sidrap Matangkan Tudang Sipulung Kebangsaan 2026

Karang Taruna Sidrap Matangkan Tudang Sipulung Kebangsaan 2026
Minggu, 25 Oktober 2026

 

Sidrap, lenteramerahnews.co,id — Karang Taruna Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mematangkan persiapan pelaksanaan Tudang Sipulung Kebangsaan: Forum Dialog Terbuka Pemuda Sidrap 2026 yang dijadwalkan berlangsung Senin (26/10/2026) di Monumen Ganggawa, Pangkajene, Sidrap.


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Sidrap. Mengusung tema “Mimbar Suara Pemuda: Dari Gagasan Menjadi Gerakan, Dari Aspirasi Menjadi Kebijakan, untuk Sidrap Maju dan Sejahtera”, forum ini menjadi ruang dialog antara pemuda, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat untuk membahas arah pembangunan daerah.


Ketua Panitia, Muhammad Rizal, mengatakan persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia terus mematangkan kesiapan narasumber, distribusi undangan, serta kebutuhan teknis pelaksanaan di lokasi kegiatan.


“Alhamdulillah, persiapan panitia sudah mencapai sekitar 80 persen. Kami terus memastikan seluruh unsur pendukung kegiatan siap, baik narasumber, peserta, maupun teknis pelaksanaan. Harapan kami, kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi ruang dialog yang produktif bagi kemajuan Sidrap,” ujar Rizal.


Peserta yang diundang berasal dari berbagai unsur, di antaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi mahasiswa dan pelajar, komunitas pemuda, serta elemen masyarakat lainnya.


Perkuat Ruang Aspirasi Pemuda


Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap, Dr. Abdul Jabbar A., S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa Tudang Sipulung Kebangsaan bukan sekadar agenda seremonial untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Forum ini diharapkan menjadi momentum silaturahmi, refleksi, dan konsolidasi gagasan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.


Menurutnya, pemuda membutuhkan ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, menawarkan solusi, dan membangun komunikasi konstruktif dengan para pemangku kebijakan.


“Melalui Tudang Sipulung Kebangsaan, kita ingin mempertemukan ide, gagasan, dan aspirasi pemuda dengan para pengambil kebijakan. Kita ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi, mitra strategis pemerintah, dan penggerak perubahan sosial,” ungkap Abdul Jabbar yang juga menjabat Wakil Dekan I FISIP UMS Rappang.


Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Diperlukan keterlibatan pemuda, organisasi masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.


“Sidrap Maju dan Sejahtera harus menjadi cita-cita bersama. Karena itu, perbedaan pandangan jangan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan dan solusi. Kita ingin membangun budaya dialog: saling mendengar, saling menghargai, dan bersama-sama bergerak untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.


Hadirkan Pemangku Kebijakan dan Tokoh Pemuda


Forum dialog tersebut dirancang menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah daerah, legislatif, TNI-Polri, lembaga pencegahan narkoba, akademisi, dan aktivis kepemudaan.


Berdasarkan publikasi kegiatan, sejumlah narasumber yang dijadwalkan hadir meliputi Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.I.P., M.M., M.Pd. (HC); Wakil Bupati Sidrap Nur Kanaah, S.H., M.Si.; Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, S.E., M.Si.; Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Andi Zulham Asdar, S.H., M.H.; serta Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H.


Narasumber lainnya adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sidrap M. Arsul, S.IP., M.Si.; Kepala BNNK Sidrap Syahril Said, S.H., M.H.; Kepala Disporapar Sidrap Dr. Muhammad Aries Yasin, S.Pt., M.AP.; serta akademisi sekaligus aktivis pemuda Saifullah, S.Pd., M.Pd.


Kehadiran para narasumber diharapkan memperkaya perspektif peserta mengenai pembangunan kepemudaan, demokrasi, persatuan, keamanan dan ketertiban masyarakat, pencegahan narkoba, pemberdayaan ekonomi, serta upaya menerjemahkan aspirasi menjadi kebijakan yang berdampak.


Forum ini juga membuka ruang bagi perwakilan organisasi dan komunitas untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi, mengajukan solusi, serta merumuskan gagasan yang dapat ditindaklanjuti bersama.


Aspirasi Harus Berujung Aksi Nyata


Karang Taruna Sidrap berharap semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni dan slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata. Persatuan perlu diterjemahkan menjadi kolaborasi lintas organisasi, kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas generasi muda, serta keterlibatan aktif dalam pembangunan desa dan daerah.


Karena itu, gagasan yang muncul dalam Tudang Sipulung Kebangsaan diharapkan dapat dirangkum menjadi rekomendasi, agenda kolaborasi, dan gerakan bersama yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sidrap.


Karang Taruna juga mendorong hubungan yang terbuka dan saling menguatkan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah membutuhkan partisipasi serta inovasi warga, sementara pemuda memerlukan ruang dialog, kesempatan berkontribusi, dan dukungan agar gagasannya berkembang menjadi program yang bermanfaat.


Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa kekuatan generasi muda terletak pada kemampuan menyatukan perbedaan, merawat persaudaraan, dan bekerja melampaui kepentingan kelompok demi masa depan daerah.


Melalui forum tersebut, Karang Taruna Kabupaten Sidrap mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir, berdialog, dan mengambil bagian dalam membangun masa depan Sidenreng Rappang.


Sebab, Sidrap Maju dan Sejahtera bukan hanya cita-cita pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakatnya. (Wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409