BLANTERVIO103

Warga Desa Tepian Diduga Diterkam Buaya

Warga Desa Tepian Diduga Diterkam Buaya
Kamis, 02 Januari 2020

tim BPBD saat melakukan pencarian bersama warga dan keluarga korban

NUNUKAN, LENTERAMERAHNEWS--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, untuk sementara menghentikan pencarian terhadap korban yanh diduga diterkam buaya di Sungai Tepian, Rabu (01/01/2019).

"Penghentian pencairan terhadap korban yang diduga diterkam buaya itu lantaran hari mulai gelap dan terbatasnya jarak pandang dimalam hari," kata Hasan, Kasubid Kedalonh, BPBD Nunukan.

Menurut Hasan, korban yang diduga diterkam buaya sekira pukul 08.00 wita di Sungai Desa Tepian bernama Mansyah (47) warga Desa Tepian. Korban saat kejadian sendirian sedang melakukan kegiatan merambat (memasang pukat udang sungai).

Mansyah, korban yang diduga diterkam buaya

"Saat memasang pukat udang itu, korban diduga diterkam buaya dan dibawa ke dalam sungai. Hanya ditemukan perahu korban beserta alat utk menangkap udang di lokasi sekitar tempat kejadian," jelasnya.

Upaya pencarian hari pertama kemarin, Rabu 1 Januari 2020 hingga sore hari ini pkl 18.00 wita korban masih belum ditemukan. Upaya pencarian korban oleh personil Pos BPBD Sebuku yang ada di Kec.Sembakung 2 org, bersama dengan warga dan keluarga korban yang berjumlah lebih dari 50 org.

"Upaya pencarian kami lakukan dengan menggunakan speedboat, perahu mesin tempel, ketinting dan dompeng sebanyak lebih dari 20 unit milik warga dan keluarga korban," ungkapnya.

Pada saat dilakukan upaya pencarian, personil menjumpai beberapa ekor buaya di sekitar lokasi yang diduga tempat kejadian. Personil Pos BPBD saat ini bertahan dan menginap di Desa Tepian Kec.Sembakung untuk melanjutkan upaya pencarian hari ini, Kamis (02/01/2019). (andi wati).

perahu yang digunakan korban saat memasang pukat udang
tim BPBD saat melakukan pencarian korban


Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409