BLANTERVIO103

Pelaku Penrusakan Baleho Di Sidrap Akhirnya Bebas

Pelaku Penrusakan Baleho Di Sidrap Akhirnya Bebas
Selasa, 07 Mei 2024
Ismail (kiri) pelaku Penrusakan baliho akhirnya hirup udara bebas setelah di maafkan Syaharuddin Alrif

SIDRAP. lenteramerahnews.co.id –Kasus penrusakan baleho milik salah satu bakal calon Bupati (Bacabup) Sidrap telah menemukan titik terang setelah polisi berhasil menangkap pelaku. Peristiwa ini menggemparkan warga setempat setelah rekaman CCTV memperlihatkan aksi penrusakan tersebut tersebar luas di media sosial.


Tim Relawan Syaharuddin Alrif (Tim SAR) turu angkat bicara terkait insiden ini. Melalui laporan polisi, mereka memastikan agar kasus ini ditindaklanjuti dengan serius oleh pihak berwajib. Dalam laporan polisi yang dikeluarkan dengan nomor LP/B/188/IV/2024/SPKT/SSL/RES.SIDRAP dan LP/B/35/IV/2024/SPKT/SSL/RES.SIDRAP/SEK.PR, tim SAR menyampaikan dugaan tindak pidana pengrusakan baleho di dua lokasi yang berbeda.

Pihak kepolisian tidak tinggal diam. Dalam waktu singkat, Polres Sidrap berhasil menangkap Ismail (46), diduga pelaku dari aksi tersebut. Setelah beberapa hari dalam tahanan, Ismail akhirnya dibebaskan setelah permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait.


Saat ditemui di ruang tunggu unit satuan Reskrim Polres Sidrap, Senin malam, 6 Mei 2024, salah satu tim Relawan, Suhardiman, mengungkapkan bahwa laporan mereka telah dicabut atas desakan dan perintah dari Syaharuddin Alrif. Mereka memutuskan untuk memberikan pengampunan dengan syarat pelaku berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Baleho yang rusak pun telah diganti dengan yang baru.


Ismail sendiri mengeluarkan video klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat, tim relawan, Partai Nasdem Sidrap, dan H. Syaharuddin Alrif atas perbuatannya yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa aksinya tersebut dilakukan atas inisiatif pribadi tanpa ada perintah dari pihak lain.


Kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya penegakan hukum dan perdamaian di masyarakat. Dengan penyelesaian yang baik, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang. (") 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409