Mamuju, Sulbar. lenteramerahnews.co.id.
Guru di Sulawesi Barat terus memainkan peran penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan meski dihadapkan pada beragam keterbatasan.
Kondisi geografis yang beragam dari pegunungan hingga pesisir membuat distribusi sarana pendidikan dan akses teknologi tidak merata, sehingga menuntut dedikasi tinggi dari para pendidik.
📌 Keterbatasan Fasilitas dan Akses Teknologi
Di beberapa kabupaten seperti Mamasa, Majene, Polewali Mandar, Pasangkayu, dan Mamuju, banyak sekolah yang masih kekurangan fasilitas dasar, Ruang kelas yang sempit, kurangnya media pembelajaran, serta akses internet yang terbatas menjadi tantangan utama dalam pembelajaran modern.
Guru-guru dituntut untuk kreatif dengan memaksimalkan sumber daya lokal demi menjaga kualitas proses belajar mengajar. Banyak guru yang menggunakan pendekatan kontekstual, memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran agar siswa tetap aktif dan termotivasi.
📊 Beban Kerja dan Kesejahteraan Guru
Selain kekurangan fasilitas, beban kerja guru juga menjadi sorotan. Guru tidak saja mengajar, tetapi juga mengelola tugas administratif yang cukup banyak, seperti pengisian dokumen kurikulum, evaluasi pembelajaran, dan koordinasi dengan stakeholder pendidikan.
Bagi guru honorer, persoalan kesejahteraan turut menjadi perhatian. Penghasilan yang diterima sering dianggap kurang sebanding dengan tanggung jawab dan waktu yang dicurahkan. Meskipun begitu, para pendidik di Sulawesi Barat tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam melaksanakan tugasnya.
🎯 Harapan Lewat Kurikulum Merdeka
Penerapan Kurikulum Merdeka membuka peluang baru bagi guru untuk lebih inovatif dalam pembelajaran. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, guru dapat merancang program belajar sesuai karakter dan kebutuhan peserta didik di daerahnya masing-masing.
Tidak hanya sebagai pengajar, peran guru kini meluas menjadi fasilitator, pembimbing, dan teladan nilai karakter. Hal ini penting mengingat tantangan sosial dan perkembangan teknologi yang harus dihadapi generasi muda.
🧠 Peningkatan Kompetensi Guru
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong peningkatan kompetensi guru. Beragam pelatihan, workshop, dan program pengembangan profesional dilaksanakan untuk menunjang kualitas pedagogik, profesionalisme, serta keterampilan digital para guru.
Program penguatan komunitas belajar juga menjadi salah satu strategi penting agar guru saling berbagi praktik baik, metode inovatif, dan pengalaman mengajar yang efektif.
🤝 Sinergi dengan Masyarakat
Peran keluarga dan masyarakat tidak kalah penting dalam mendukung tugas guru. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan komunitas setempat dipandang sebagai fondasi kuat dalam membangun lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak didik.
📌 Menatap Masa Depan
Melalui refleksi kritis terhadap profesi guru dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan, dunia pendidikan di Sulawesi Barat diharapkan mampu menghasilkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Guru tetap menjadi pilar utama dalam proses transformasi pendidikan di provinsi ini.
Penulis: Refaratih (Mahasiswi STKIP TOMAKAKA TIWIKRAMA).

Posted by 


Emoticon