Sidrap lenteramerahnews.co.id -UPT SD Negeri 10 Benteng menerima kunjungan Mahasiswa KKNT Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin (UNHAS) Posko Kelurahan Manisa dalam rangka kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah, Senin, 19 Januari 2025.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini kepada peserta didik mengenai pentingnya mengenali sampah serta cara mengelolanya dengan baik dan benar demi menjaga kebersihan lingkungan.
Mengusung tema “Ayo Kenali Sampah dan Cara Mengelolanya”, para mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa tentang pengertian sampah sebagai sisa kegiatan manusia atau proses alam yang sudah tidak digunakan lagi. Materi sosialisasi disampaikan oleh mahasiswa KKNT yang dikoordinatori oleh Muhammad Hadid Kaharuddin.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sampah terbagi menjadi tiga jenis, yakni sampah organik, sampah anorganik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Sampah organik berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai, seperti sisa makanan dan daun. Sampah anorganik berasal dari bahan buatan manusia yang sulit terurai, seperti plastik, kaca, dan logam. Sementara itu, sampah B3 merupakan sampah berbahaya, seperti baterai bekas, obat kedaluwarsa, serta limbah kimia.
Koordinator pemateri, Muhammad Hadid Kaharuddin, menyampaikan bahwa pengenalan pengelolaan sampah kepada anak usia sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin membiasakan anak-anak untuk mengenali jenis sampah dan memahami cara sederhana mengelolanya agar lingkungan sekolah dan tempat tinggal tetap bersih dan sehat,” ujarnya.
Selain pengenalan jenis sampah, mahasiswa KKNT juga memaparkan dampak negatif sampah apabila tidak dikelola dengan baik, seperti pencemaran lingkungan, munculnya berbagai penyakit, hingga potensi banjir akibat sampah plastik yang menyumbat saluran air. Sampah B3 bahkan dapat membahayakan kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Sebagai solusi, peserta didik diperkenalkan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat dipilah dan disalurkan ke bank sampah atau tempat daur ulang.
Guru UPT SD Negeri 10 Benteng, Muh. Rizal S, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Mahasiswa KKNT Inovasi Daerah UNHAS yang telah memberikan edukasi lingkungan kepada peserta didik. Kegiatan ini sangat sejalan dengan upaya sekolah dalam membangun budaya bersih, sehat, dan peduli lingkungan sejak dini,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias dan interaktif. Diharapkan, seluruh warga UPT SD Negeri 10 Benteng dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. (Wis)

Posted by 



Emoticon