Sidrap, lenteramerahnews.co.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 115 melaksanakan program kerja kelompok berupa sosialisasi pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus mendorong pemanfaatan sumber energi alternatif berbasis potensi lokal.
Limbah tempurung kelapa selama ini dihasilkan dalam jumlah melimpah dari aktivitas rumah tangga maupun industri kecil. Namun, pemanfaatannya masih sangat terbatas dan sebagian besar hanya dibuang, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Menurut Sri Alya Rahma, mahasiswa Jurusan Rekayasa Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, tempurung kelapa memiliki potensi besar untuk diolah menjadi sumber energi alternatif.
“Limbah tempurung kelapa merupakan hasil samping dari aktivitas rumah tangga dan industri yang jumlahnya melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan,” jelas Sri Alya Rahma.
Ia menjelaskan bahwa tempurung kelapa memiliki kandungan karbon yang tinggi, sehingga sangat potensial dijadikan sebagai bahan baku pembuatan briket. Selain membantu mengurangi volume limbah, pengolahan ini juga memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Padahal, tempurung kelapa memiliki kandungan karbon yang tinggi sehingga berpotensi sebagai bahan baku energi alternatif yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket ramah lingkungan dinilai sebagai solusi yang tepat untuk menjawab persoalan limbah sekaligus kebutuhan energi masyarakat. Briket tempurung kelapa diketahui memiliki nilai kalor yang tinggi, lebih efisien dalam proses pembakaran, serta menghasilkan asap yang lebih sedikit dibandingkan bahan bakar konvensional.
Selain ramah lingkungan, briket tempurung kelapa juga memiliki nilai ekonomis yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha masyarakat. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN 115 Unhas berharap masyarakat dapat lebih kreatif dan mandiri dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.
Program kerja ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin dalam mendorong pengelolaan limbah berkelanjutan dan pemanfaatan energi alternatif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. (*/wis)

Posted by 

Emoticon