BLANTERVIO103

Digitalisasi UMKM, Nurpita Dewi Dorong UMKM Desa Tonrongnge Go Online Lewat Google Maps

Digitalisasi UMKM, Nurpita Dewi Dorong UMKM Desa Tonrongnge Go Online Lewat Google Maps
Kamis, 05 Februari 2026

 


Sidrap, lenteramerahnews.co.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 115 melaksanakan program kerja individu Digitalisasi UMKM: Go Online dengan Google Maps di Desa Tonrongnge, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Program ini berlangsung secara bertahap mulai 12 hingga 22 Januari 2026, dan ditutup dengan tahap finalisasi pada 24 Januari 2026.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas UMKM lokal melalui pemetaan digital menggunakan Google Maps, sebagai salah satu platform penting dalam mendukung pemasaran usaha di era digital.

Kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mendata pelaku UMKM yang belum terdaftar di Google Maps. Hasil survei menunjukkan masih banyak pelaku usaha di Desa Tonrongnge yang belum memanfaatkan platform digital, sehingga usaha mereka sulit ditemukan oleh konsumen dari luar wilayah.

Setelah tahap survei, mahasiswa KKN melakukan pendataan sekaligus pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini mencakup pembuatan titik lokasi usaha, pengisian profil UMKM, hingga pengenalan dasar pemanfaatan Google Maps sebagai sarana promosi usaha.

Pada 17 Januari 2026, pendataan kembali dilanjutkan untuk menjangkau UMKM yang sebelumnya belum terdata. Langkah ini dilakukan agar semakin banyak pelaku usaha lokal memiliki identitas digital dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Proses selanjutnya adalah verifikasi data oleh Google, yang berlangsung selama kurang lebih lima hari hingga 22 Januari 2026, guna memastikan lokasi UMKM yang telah didaftarkan benar-benar muncul dan dapat diakses oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini berhasil mendata 18 UMKM dari total 37 UMKM yang ada di Desa Tonrongnge. Pelaksana program, Nurpita Dewi, mahasiswa Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, menyampaikan harapannya agar pemetaan digital ini memberi dampak nyata bagi pelaku usaha.

“Melalui pemetaan UMKM di Google Maps, saya ingin membantu pelaku usaha di Desa Tonrongnge agar lebih mudah ditemukan oleh konsumen. Dengan begitu, peluang peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha bisa semakin terbuka,” ujar Nurpita Dewi.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah awal yang penting bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi UMKM desa agar tidak tertinggal,” tambahnya.

Program Digitalisasi UMKM ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat teknologi digital, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal dan ketahanan usaha UMKM di Desa Tonrongnge. (*/wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409