BLANTERVIO103

ESA FKIP UMS Rappang Bersama Komunitas Si Paling Ngemil Tebar Kepedulian Lewat Takjil On The Road di Bulan Ramadhan

ESA FKIP UMS Rappang Bersama Komunitas Si Paling Ngemil Tebar Kepedulian Lewat Takjil On The Road di Bulan Ramadhan
Senin, 23 Februari 2026

 


SIDRAP, lenteramerahnews.co.id — Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang melalui kegiatan Takjil On The Road. Kegiatan yang diinisiasi oleh English Student Association (ESA) bekerja sama dengan komunitas Si Paling Ngemil ini berlangsung pada Jumat, 20 Februari 2026 atau bertepatan dengan 2 Ramadhan 1447 Hijriah, bertempat di wilayah Bojoe, mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan. Melalui pembagian takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar, mahasiswa ESA FKIP UMS Rappang menebarkan nilai empati, kepedulian, serta semangat berbagi yang menjadi esensi Ramadhan. Kolaborasi dengan komunitas Si Paling Ngemil pun memperkuat sinergi positif antara mahasiswa dan komunitas sosial dalam menghadirkan aksi kebaikan yang berdampak langsung.



Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, para panitia dan relawan tampak antusias dan solid. Mereka terlibat aktif dalam menyiapkan paket takjil, mengatur teknis pembagian, serta memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar. Respons masyarakat pun sangat positif. Warga dan pengguna jalan menyambut pembagian takjil dengan rasa syukur, menciptakan suasana hangat yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh mahasiswa.



“Kegiatan Takjil On The Road ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan nilai religius, serta implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi mahasiswa untuk melatih empati, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Dr. Sam Hermansyah berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda rutin organisasi mahasiswa dengan jangkauan yang lebih luas.

“Saya berharap mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan kemampuan berbahasa, tetapi juga memiliki karakter yang humanis, peduli, dan berintegritas,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan komunitas eksternal terus diperkuat sehingga mampu melahirkan gerakan sosial yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman, kegiatan Takjil On The Road ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi serta menumbuhkan budaya berbagi di lingkungan kampus dan masyarakat luas. (*wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409