Sidrap, lenteramerahnews.co.id – UPT SDN 1 Tonronge menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadan dengan mengusung tema “Ramadhan di Hatiku; Indahnya Duha, Tenangnya Zikir, dan Merdunya Hafalan”. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan spiritual dan penguatan karakter religius peserta didik selama bulan suci Ramadan.
Rangkaian kegiatan pesantren kilat diisi dengan shalat Duha berjamaah, zikir dan doa bersama, serta hafalan surah-surah pendek dan doa harian. Seluruh peserta didik mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat dan antusias, didampingi oleh para guru sebagai bentuk keteladanan dan pembiasaan ibadah di lingkungan sekolah.
Kepala UPT SDN 1 Tonronge, Wahyu Hafiz Bumi Saputra, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa pesantren kilat bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang pembentukan jiwa dan karakter peserta didik.
“Mari jadikan pesantren kilat ini sebagai sarana mengasah jiwa dengan shalat Duha dan zikir, serta memperkaya hati dengan hafalan surah dan doa harian. Inilah ikhtiar kita membentuk generasi cerdas yang religius,” ujarnya.
Senada dengan itu, Guru Pendidikan Agama Islam, Mutmainnah, S.Pd, menyampaikan pesan penuh makna kepada para peserta didik agar mengikuti kegiatan dengan hati yang tulus dan kesadaran spiritual.
“Anak-anakku di UPT SDN 1 Tonronge, Pesantren Kilat ini adalah saatnya kita menghidupkan hati. Melalui shalat Duha dan zikir, kita belajar bahwa Allah begitu dekat. Dengan doa bersama, kita satukan harapan. Dan melalui hafalan surah serta doa harian, kita sedang menanam bekal yang tidak akan pernah hilang,” tuturnya.
Ia juga berharap setiap ibadah yang dilakukan selama pesantren kilat menjadi cahaya dalam perjalanan hidup peserta didik.
“Mari jadikan setiap ayat yang kita hafal dan setiap sujud yang kita lakukan sebagai cahaya yang menuntun langkah kalian menjadi anak yang shaleh dan shalehah. Selamat beribadah dengan hati, semoga berkah untuk kita semua,” tambahnya.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini, UPT SDN 1 Tonronge berharap mampu menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap ibadah sejak dini, sehingga peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berkarakter religius. (*wis)

Posted by 




Emoticon