Gowa, lenteramerahnews.co.id — Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melaksanakan sosialisasi pentingnya verifikasi arah kiblat masjid sekaligus melakukan pengukuran arah kiblat di Masjid Jami Darul Wiqayah, Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang terus didorong oleh Unismuh Makassar sebagai bentuk kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Unismuh Makassar memberikan edukasi ilmiah mengenai pentingnya akurasi arah kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah umat Islam.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Dr. Mursyid Fikri bersama tim sebagai realisasi penelitian Hibah BIMA yang berfokus pada edukasi dan verifikasi arah kiblat masjid di masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan instrumen Istiwaaini sebagai alat bantu verifikasi arah kiblat berbasis ilmu falak dan data astronomi guna meningkatkan ketepatan pengukuran arah kiblat.
Dalam sosialisasi tersebut, tim menjelaskan bahwa verifikasi arah kiblat penting dilakukan karena masih banyak masjid yang penentuan arah kiblatnya dilakukan secara tradisional tanpa pengukuran astronomis yang akurat.
Hasil pengukuran menunjukkan arah bangunan Masjid Jami Darul Wiqayah berada pada azimut sekitar 302 derajat, sementara arah kiblat ideal untuk wilayah Pallangga berada pada azimut 292 derajat. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar 10 derajat dari arah kiblat yang seharusnya.
“Verifikasi arah kiblat bukan untuk menyalahkan bangunan masjid yang sudah ada, tetapi sebagai bentuk ikhtiar menyempurnakan arah ibadah agar lebih tepat sesuai kaidah ilmu falak dan perhitungan astronomi,” ujar Dr. Mursyid Fikri di hadapan jamaah dan masyarakat setempat.
Selain melakukan pengukuran, kegiatan juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemahaman arah kiblat yang benar, metode pengukuran modern, serta pentingnya kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan umat.
Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pengurus Masjid, Faisal Fachruddin, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan tim dari Unismuh Makassar tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari Unismuh Makassar ini. Program seperti ini sangat berdampak langsung kepada masyarakat dan menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya fokus pada pendidikan di ruang kelas, tetapi juga hadir mengedukasi masyarakat melalui keilmuan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, program verifikasi arah kiblat secara rutin dilakukan mahasiswa Unismuh Makassar sebagai bagian dari integrasi antara perkuliahan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut menjadi nilai positif karena mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga terlibat langsung memberikan solusi di tengah masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Unismuh Makassar, di mana mahasiswa diarahkan memiliki kepedulian sosial dan kemampuan pengabdian berbasis keilmuan.
Melalui mata kuliah AIK, mahasiswa dibekali pengalaman nyata untuk turun langsung ke masyarakat dalam berbagai program edukasi dan pelayanan keumatan, termasuk verifikasi arah kiblat masjid.
Dr. Mursyid Fikri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya menjaga semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan.
Menurutnya, semangat meluruskan arah kiblat bukan sekadar persoalan teknis, tetapi bentuk keberanian dalam mengamalkan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan umat.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari menjaga semangat KH Ahmad Dahlan yang sepulangnya dari Arab Saudi mengamalkan ilmu yang beliau pahami dengan meluruskan arah kiblat Masjid Kauman sesuai kaidah astronomi pada masanya. Semangat itulah yang terus kami hidupkan melalui edukasi dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Unismuh Makassar kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi kebutuhan umat dan masyarakat melalui riset serta pengabdian yang aplikatif, inovatif, dan berdampak langsung. (*)

Posted by 


Emoticon