BLANTERVIO103

Mahasiswi UMS Rappang Teliti Penggunaan Educandy untuk Pembelajaran Vocabulary Bahasa Inggris

Mahasiswi UMS Rappang Teliti Penggunaan Educandy untuk Pembelajaran Vocabulary Bahasa Inggris
Senin, 18 Mei 2026

 


Sidrap, lenteramerahnews.co.id — Seminar hasil tesis mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang kembali digelar pada Senin (18/5/2026) di Ruang Ujian Prodi Pendidikan Bahasa Inggris B.07.

Dalam seminar tersebut, mahasiswi bernama Widia Lestari mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Students’ Perception toward the Use of Educandy in Learning English Vocabulary at SMPN 1 Maiwa.”

Penelitian tersebut membahas persepsi siswa terhadap penggunaan aplikasi Educandy sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Inggris yang interaktif dan menyenangkan.

Seminar berlangsung dalam suasana akademik yang aktif dan dihadiri tim penguji serta dosen pembimbing. Tim penguji terdiri atas Muhammad Hanafi selaku Chairman Examiner, Sam Hermansyah sebagai Secretary Examiner, dan Sitti Aisa sebagai Member Examiner.

Sementara dosen pembimbing yakni Ibrahim Manda dan Nurul Faradillah.

Dalam pemaparannya, Widia Lestari menjelaskan bahwa aplikasi Educandy memberikan dampak positif terhadap minat dan motivasi siswa dalam mempelajari kosakata bahasa Inggris.

Menurutnya, media pembelajaran berbasis permainan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan tidak membosankan.

“Penggunaan media berbasis game membantu siswa lebih mudah memahami dan mengingat vocabulary,” jelasnya.

Secretary Examiner, Dr. Sam Hermansyah, mengapresiasi topik penelitian tersebut karena dinilai relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan di era digital.

Menurutnya, pemanfaatan media pembelajaran digital seperti Educandy menjadi salah satu inovasi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam penguasaan vocabulary. Mahasiswa perlu terus menghadirkan penelitian yang adaptif terhadap perkembangan digital dan kebutuhan peserta didik di era modern,” ujarnya.

Ia berharap hasil penelitian tersebut tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah.

Selain itu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris didorong untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi di dunia pendidikan. (*wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409