Sidrap, lenteramerahnews.co.id — Muhammad Rizal Hardin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, melaksanakan ujian skripsi pada Rabu (13/05/2026) di Ruang Ujian FKIP Lantai 2.
Dalam ujian tersebut, Muhammad Rizal Hardin mempresentasikan skripsi berjudul “Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Tokoh-tokoh dalam Film Uang Panai 2.” Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan bahasa dalam percakapan antartokoh pada film lokal yang dinilai merepresentasikan realitas sosial masyarakat Sulawesi Selatan.
Tim penguji terdiri atas Nuraini Kasman sebagai ketua penguji, Muhammad Hanafi sebagai sekretaris penguji, Saifullah sebagai pembimbing I, Kamala sebagai pembimbing II, serta Muhammad Nurzin sebagai anggota penguji.
Dalam pemaparannya, Rizal menjelaskan bahwa penelitian tersebut bertujuan mengidentifikasi bentuk alih kode dan campur kode yang digunakan para tokoh dalam Uang Panai 2. Menurutnya, penggunaan dua fenomena kebahasaan itu tidak hanya memperlihatkan karakter tokoh, tetapi juga menggambarkan latar sosial, budaya, dan kebiasaan komunikasi masyarakat.
“Film Uang Panai 2 banyak menampilkan penggunaan bahasa Indonesia yang dipadukan dengan bahasa daerah maupun istilah asing. Hal itu menjadi menarik untuk dianalisis karena mencerminkan dinamika bahasa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat mempresentasikan hasil penelitian.
Sementara itu, Muhammad Hanafi mengatakan bahwa penelitian mengenai alih kode dan campur kode memiliki relevansi kuat dalam kajian linguistik dan pembelajaran bahasa Indonesia.
Menurutnya, fenomena penggunaan bahasa campuran kini semakin sering ditemukan, baik dalam media hiburan maupun komunikasi masyarakat modern.
Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi akademik bagi mahasiswa lain yang tertarik meneliti bidang sosiolinguistik, khususnya terkait penggunaan bahasa dalam film dan media populer.
Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan penelitian kebahasaan yang dekat dengan realitas sosial masyarakat. (*wis)

Posted by 

Emoticon