BLANTERVIO103

Pemkab Mateng Ikuti Zoom Meeting Pemprov Sulbar Bahas Penanganan ATS

Pemkab Mateng Ikuti Zoom Meeting Pemprov Sulbar Bahas Penanganan ATS
Sabtu, 02 Mei 2026

 


Mateng.Lenteramerahnews.co.id.

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengikuti Zoom Meeting bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Sabtu (2/5/2026). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Mamuju Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Kapolres Mamuju Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, serta jajaran terkait lainnya. 


Dalam kesempatan itu, Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., menyampaikan laporan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). 



Bupati Arsal Aras menjelaskan bahwa pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah telah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Selain itu, Pemkab juga menghadirkan peserta program ATS, khususnya anak-anak usia SMA, dalam rangka memberikan motivasi dan dukungan agar kembali melanjutkan pendidikan. 


"Hari ini, khusus untuk jenjang SMA, terdapat sekitar 27 anak yang tercatat putus sekolah. Sementara secara keseluruhan, mulai dari jenjang SD hingga SMP, terdapat 271 anak tidak sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 anak telah berhasil kami kembalikan ke bangku sekolah," ujar Bupati melalui Zoom Meeting. 


Ia menambahkan, angka anak putus sekolah di Kabupaten Mamuju Tengah masih menjadi perhatian serius, mengingat setiap tahunnya masih terdapat ratusan anak yang mengalami kondisi serupa. 


Menurut Bupati, penanganan persoalan pendidikan, khususnya ATS, telah menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya sejak dua tahun terakhir. Program ini mulai berjalan secara intensif sejak tahun lalu dan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. 


Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berkomitmen untuk terus menekan angka putus sekolah serta memastikan seluruh anak di daerah tersebut mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas. (LM)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409