BLANTERVIO103

Perkuat Peran Humas di Era Digital, UMS Rappang Ikuti Pelatihan Reputasi Digital

Perkuat Peran Humas di Era Digital, UMS Rappang Ikuti Pelatihan Reputasi Digital
Senin, 04 Mei 2026

 


Makassar, lenteramerahnews.co.id — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan pada 1–3 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Reputasi, Menumbuhkan Islam Berkemajuan” dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan.

Peserta terdiri atas sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), unsur Majelis Pustaka dan Informasi, staf PDM, hingga perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), termasuk jajaran wakil rektor bidang kehumasan serta staf humas kampus.

Salah satu delegasi aktif berasal dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang yang mengutus tiga perwakilan. Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Humas, Syamsu T.

Syamsu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai penguatan kapasitas di bidang manajemen reputasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika arus informasi yang kian cepat.

“Pelatihan ini sangat strategis, khususnya bagi kami di UMS Rappang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik dan citra institusi di ruang digital,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan reputasi tidak hanya sebatas publikasi, tetapi juga mencakup strategi komunikasi yang terukur, terarah, dan berbasis nilai. Hal ini sejalan dengan semangat dakwah berkemajuan yang diusung Muhammadiyah.

Selama tiga hari pelatihan, peserta dibekali beragam materi, mulai dari penguatan pemahaman tentang pentingnya reputasi digital berbasis nilai-nilai Islam, hingga keterampilan praktis dalam membangun dan menjaga citra organisasi secara profesional.

Pelatihan ini juga menekankan kemampuan menghadapi tantangan komunikasi publik, seperti pemetaan pemangku kepentingan, pengelolaan persepsi publik, serta penanganan krisis reputasi melalui studi kasus.

Selain itu, peserta mendapatkan pembekalan terkait standarisasi kualitas konten dan publikasi digital Muhammadiyah, termasuk penulisan rilis berita berbasis kecerdasan buatan (AI), produksi konten visual, serta penerapan kode etik jurnalistik dan standar penyiaran profesional.

“Bagi UMS Rappang, keikutsertaan dalam pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran kehumasan kampus sebagai garda terdepan dalam membangun citra institusi yang kredibel, adaptif, dan berdaya saing di era digital,” tutup Syamsu, yang juga menjabat Ketua PDM Sidrap. (*wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409