BLANTERVIO103

Kadis Kominfo Pasangkayu Dorong Peran Jurnalis Perkuat Liputan Investigatif

Kadis Kominfo Pasangkayu Dorong Peran Jurnalis Perkuat Liputan Investigatif
Selasa, 28 Juli 2026

 


Pasangkayu.Lenteramerahnews.co.id.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika,  (Kominfo) Kabupaten Pasangkayu, Zulfikar,  menantang insan pers agar tidak hanya berfokus pada pemberitaan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat liputan investigatif yang mengulas dampak nyata berbagai program pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. 


Hal itu disampaikan Zulfikar saat menghadiri Dialog Publik Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-4 Ikatan Jurnalis Pasangkayu (IJP) bertema "Peran Jurnalis dalam Mengawal Pembangunan dan Isu ASN Ber-KTP Luar" di Warkop Jurnalis, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Senin, 27/07/26. 



Dialog yang dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pasangkayu, Suhardi, dihadiri Wakil Ketua II DPRD Pasangkayu Muh Dasri, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Muh Abduh, perwakilan BKPSDM, perwakilan Bapperida, Ketua LBH Pasangkayu Asdar, politisi sekaligus mantan anggota DPRD Pasangkayu Herman Yunus, Bawaslu, KPU, Humas Polres Pasangkayu, tokoh masyarakat, mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta tamu undangan lainnya. 


Dalam pemaparannya, Zulfikar menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya proyek fisik yang dibangun pemerintah. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. 


Ia mencontohkan pembangunan jalan tidak hanya dilihat sebagai infrastruktur baru, tetapi harus mampu memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun usaha, hingga mendorong peningkatan pendapatan warga. 



"Jalan yang baik harus mampu meningkatkan produktivitas masyarakat. Ketika produktivitas meningkat, pendapatan ikut naik dan kemiskinan ekstrem dapat ditekan. Siklus pembangunan seperti inilah yang perlu kita pikirkan bersama," ujar Zulfikar. 


Menurutnya, media memiliki peran penting untuk menjelaskan kepada masyarakat hubungan antara pembangunan fisik dengan dampak ekonomi maupun sosial yang dihasilkan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui adanya proyek pemerintah, tetapi juga memahami manfaat yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. 


Karena itu, Zulfikar mengajak insan pers memperluas sudut pandang pemberitaan. Ia berharap jurnalis tidak berhenti pada informasi seremonial atau pembangunan infrastruktur semata, melainkan turut mengulas capaian program nonfisik yang menyentuh langsung masyarakat. 


"Saya berharap teman-teman jurnalis lebih memperkuat liputan investigatif sehingga masyarakat mengetahui berbagai program pemerintah yang sedang berjalan. Misalnya, bagaimana penanganan stunting dilakukan, bagaimana program pemberdayaan masyarakat berjalan, dan sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya. 


Ia menilai pemberitaan investigatif yang disusun berdasarkan data dan fakta akan memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan kebijakan. 


Selain menjadi sarana kontrol sosial, lanjut Zulfikar, media juga memiliki fungsi edukasi yang sangat penting. Informasi yang disampaikan secara akurat dan berimbang diyakini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan. (*)

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409