BLANTERVIO103

Puskesmas Lawawoi Kembangkan Dua Inovasi Digital, Perkuat Layanan Gizi dan Imunisasi

Puskesmas Lawawoi Kembangkan Dua Inovasi Digital, Perkuat Layanan Gizi dan Imunisasi
Selasa, 18 Agustus 2026


SIDRAP, lenteramerahnews.co.id — UPT Puskesmas Lawawoi, Kabupaten Sidenreng Rappang, terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui inovasi berbasis teknologi digital.

Tahun ini, Puskesmas Lawawoi memperkenalkan dua inovasi unggulan, yakni GEN-ZI (Gerakan Edukasi dan Konseling Gizi Digital) dan SiTTa (Sistem Imunisasi Tetanus Digital).

Kedua inovasi tersebut dikembangkan untuk memperkuat pelayanan promotif dan preventif sekaligus meningkatkan kualitas pencatatan serta pemantauan kesehatan masyarakat.

Inovasi GEN-ZI diinisiasi dr. Zul Fadhli Patmir sebagai solusi terhadap belum optimalnya layanan konseling gizi kepada masyarakat.

Program tersebut memanfaatkan media digital untuk mempermudah akses masyarakat terhadap informasi dan konseling gizi. Dengan layanan yang lebih mudah, cepat, dan tepat, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pola makan sehat serta pencegahan berbagai masalah gizi.

Dr. Zul Fadhli Patmir mengatakan, GEN-ZI merupakan bagian dari komitmen Puskesmas Lawawoi dalam memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif.

Selain memperluas akses edukasi, inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung perbaikan status gizi masyarakat serta mencegah penyakit yang berkaitan dengan masalah gizi.

Sementara SiTTa merupakan inovasi yang diinisiasi Baharuddin, S.Kep., Ns. untuk meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi, khususnya bagi kelompok Wanita Usia Subur (WUS).

Sistem tersebut memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pencatatan dan monitoring imunisasi tetanus secara lebih terstruktur, akurat, dan efisien.

Melalui SiTTa, petugas kesehatan lebih mudah melakukan pencatatan data imunisasi sekaligus memantau cakupan pelayanan. Sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja petugas dan mendorong kepatuhan masyarakat dalam mengikuti imunisasi tetanus secara lengkap.

Kedua inovasi tersebut kini telah diterapkan di UPT Puskesmas Lawawoi sebagai bagian dari transformasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi.

Kepala UPT Puskesmas Lawawoi Muhammad Ali, S.ST., Ns., mengapresiasi lahirnya kedua inovasi tersebut.

“Kami mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh para inovator. Semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” ujar Muhammad Ali.

Ia berharap inovasi yang lahir dari tenaga kesehatan di Puskesmas Lawawoi tidak berhenti sebagai program semata, tetapi terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kehadiran GEN-ZI dan SiTTa menjadi langkah Puskesmas Lawawoi menghadirkan layanan kesehatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(wis) 

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3160458705819572409