Sidrap, lenteramerahnews.co.id – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang kembali menggelar kegiatan English Meeting Club (EMC) pada Kamis (22/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Seni Kampus UMS Rappang itu mengangkat tema “Don’t Sound Like Google Translate”.
Tema tersebut membahas bagaimana cara menggunakan Bahasa Inggris secara lebih natural dan tidak terdengar kaku seperti hasil terjemahan kata per kata.
Dalam kegiatan itu, peserta diajak memahami bahwa kemampuan speaking tidak hanya bergantung pada penguasaan vocabulary yang sulit, tetapi juga pada penggunaan expressions dan chunks yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Beberapa ungkapan yang dipelajari di antaranya “I feel down”, “No worries”, “Can’t wait”, hingga “I’m starving” yang umum digunakan oleh native speaker.
Peserta juga dibimbing memahami pentingnya listening dalam meningkatkan kemampuan speaking. Melalui listening, mahasiswa belajar mengenali pronunciation, connected speech, shortened words seperti “wanna” dan “gonna”, hingga intonasi penutur asli.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta diberi kesempatan mempraktikkan langsung expressions yang telah dipelajari melalui percakapan sederhana bersama peserta lainnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, mengatakan kegiatan EMC sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.
“Mahasiswa perlu dibiasakan menggunakan Bahasa Inggris secara natural, bukan sekadar menghafal grammar atau menerjemahkan kata per kata seperti Google Translate,” ujarnya.
Menurut Dr. Sam, kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris akan berkembang lebih baik jika mahasiswa terbiasa mendengar dan menggunakan expressions yang umum dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap EMC terus menjadi wadah pengembangan kemampuan speaking mahasiswa agar mereka lebih percaya diri menggunakan English, baik di lingkungan akademik maupun profesional,” katanya. (*wis)

Posted by 


Emoticon