Sidrap, lenteramerahnews.co.id — Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang melalui Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang terus membuka layanan koordinasi bagi mahasiswa terkait penempatan lokasi KKN.
Program KKN tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026 dan akan melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UMS Rappang.
Pada Selasa (12/5/2026), sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMS Rappang melakukan konsultasi langsung mengenai lokasi penempatan KKN bersama Kepala LP3M, Ahmad Mustanir.
Salah seorang mahasiswa, Riska, mengaku sebelumnya memilih Desa Bulo sebagai lokasi KKN. Namun, setelah melakukan koordinasi, ia mengetahui kuota untuk desa tersebut telah terpenuhi sehingga harus mempertimbangkan lokasi lain.
“Ada dua pilihan sebenarnya, awalnya mau di Desa Bulo atau Mario, tetapi ternyata kuota di Bulo sudah penuh. Sekarang masih menunggu dan melakukan koordinasi dengan LP3M terkait penempatan berikutnya,” ujarnya.
Ahmad Mustanir menjelaskan bahwa koordinasi yang dilakukan mahasiswa bertujuan memastikan pemerataan peserta di setiap lokasi KKN sekaligus memudahkan proses administrasi dan pemetaan kebutuhan desa.
Menurutnya, proses penempatan mahasiswa dilakukan secara terukur agar pelaksanaan program pengabdian masyarakat berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan wilayah sasaran.
“Koordinasi ini penting agar distribusi mahasiswa di setiap desa dapat seimbang dan pelaksanaan program kerja nantinya berjalan maksimal,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN Reguler UMS Rappang Tahun 2026 akan menjangkau 42 desa yang tersebar di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Selain menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, program KKN diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan mampu berkontribusi dalam membantu masyarakat melalui program kerja yang inovatif dan bermanfaat,” tutupnya. (*)

Posted by 

Emoticon